Daftar Vitamin untuk Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri

#Tags

 Bogor, halamanbogor.com -- Penyebaran covid19 varian Omicron telah menjadi kekhawatiran baru di dunia, tidak terkecuali di Indoneia.. Meski penelitian menyebut gejala dari yang ditimbulkan dari Omicron tidak begitu parah dibandingkan dengan varian Delta, namun varian ini bermutasi dua kali lipat lebih cepat dibandingkan varian Delta.



Dengan kemampuan tersebut, masyarakat tidak boleh menyepelekan adanya varian Omicron. Namun demikian, bila memang dinyatakan positif terinfeksi varian Omicron ini, Anda tetap harus tenang dan ikuti panduan yang dikeluarkan pemerintah.

Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, orang yang terkonfirmasi Covid-19 namun tak memiliki gejala (Orang Tanpa Gejala/OTG) atau hanya mengalami gejala ringan dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah, tidak perlu ke rumah sakit. Sebab, rumah sakit diprioritaskan untuk mereka yang lebih butuh.


Pasien Covid-19 bergejala ringan dan tanpa gejala pada umumnya tak perlu dirawat di rumah sakit untuk proses penyembuhan. Namun demikian, harus disertai juga dengan asupan vitamin dan makanan bernutrisi agar tubuh cepat pulih dari infeksi virus Corona.


Rekomendasi Vitamin Selama Isolasi mandiri


Bagi Anda yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, ada beberapa rekomendasi vitamin yang bisa dikonsumsi untuk membantu tubuh dalam melawan Covid-19. Rekomendasi ini berdasarkan Pedoman Tatalaksana Covid-19 Edisi 3 yang disusun oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Perhimpunan Dokter Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN), dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Untuk pasien Covid-19 tanpa gejala

Vitamin C

  1. Tablet vitamin C non acidic 500 mg per 6-8 jam sekali (untuk 14 hari).
  2. Tablet hisap vitamin C 500 mg per 12 jam sekali (selama 30 hari).
  3. Multivitamin yang mengandung vitamin C 1-2 tablet per hari (selama 30 hari).
  4. Dianjurkan multivitamin yang mengandung C, B, E, Zink.


Vitamin D

  1. Suplemen 400-1000 UI per hari.
  2. Obat 1000-5000 IU per hari.


Untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan

Vitamin C

  1. Tablet vitamin C non acidic 500 mg per 6-8 jam sekali (untuk 14 hari).
  2. Tablet hisap vitamin C 500 mg per 12 jam sekali (selama 30 hari).
  3. Multivitamin yang mengandung vitamin C 1-2 tablet per hari (selama 30 hari).
  4. Dianjurkan multivitamin yang mengandung C, B, E, Zink.


Vitamin D

  1. Suplemen 400-1000 IU per hari.
  2. Obat 1000-5000 IU per hari.


Selain mengonsumsi vitamin, pasien Covid-19 bergejala ringan juga dapat melakukan terapi simtomatik. Misalnya, jika mengalami demam, pasien dianjurkan untuk meminum paracetamol.

Kemudian, pedoman tersebut juga menjelaskan jika pasien memiliki komorbid atau penyakit penyerta, maka dianjurkan untuk tetap melanjutkan pengobatan yang rutin dikonsumsi.


Pasien Covid-19 bergejala ringan pun diharuskan untuk melakukan isolasi mandiri selama 10 hari sejak gejala Corona muncul, kemudian ditambah tiga hari setelah bebas gejala.

Obat-obatan disesuaikan dengan resep dokter. Vitamin dan obat-obatan diatas disediakan secara gratis lewat platform telemedisin. Untuk cara mendapatkannya bisa membaca artikel ini Cara Mendapatkan Bantuan Telemedisine dan Paket Bantuan Obat Gratis Dari Kemenkes Untuk Pasien Covid19

Jika merasa kemungkinan paket dari telemedisin sangat lama tiba, atau tidak bisa mengakses telemedisin karena tidak melakukan uji swab PCR, bisa dipertimbangkan untuk membeli sesuai dengan rekomendasi di atas.

 

Artikel Informasi Kesehatan Lainnya

Sumber foto : Amanda Jones on Unsplash