27 Petugas medis dari 8 Puskesmas di Kota Bogor Terkonfirmasi POsitif Covid-19

#Tags

Pemerintah kota Bogor semakin intensif melakukan swab test  covid-19 kepada  para tenaga medis puskesmas dan petugas Labkesda di kota Bogor. Dari proses pengujian tersebut terjaring puluhan tenaga kesehatan terkonfirmasi positif Covid-19.

Terdapata 974 karyawan puskesmas dan Labkesda yang terdiri dari 581 ASN, 393 non-ASN dan 30 pekerja magang.  Dari jumlah tersebut, sudah 972 orang sudah dilakukan swab test.


Ilustrasi : Uji Usap Covid-19 Kota Bogor  



"Jumlah hasil swab yang sudah ada : 902, dari hasil itu 27 orang positif 16 warga Kota Bogor dan 11 orang warga luar kota," ujar Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim


Dari total 27 Nakes yang positif tersebut berasal dari 8 Puskesmas diantaranya puskesmas Gang Aut, Cipaku, Bogor Utara, Sindangbarang, Tanah Sareal, Merdeka, Mekarwangi dan Semplak.


Informasi yang dilansir tribunnewsbogor, petugas pelayanan langsung yang terinfeksi  adalah 13 orang dengan rincian, empat orang bidan, dua dokter umum, tiga intership, dua farmasi dan dua analis.  Selain itu ada tiga orang yang bekerja dibagian penunjang yakni bagian pendaftaran satu orang dan dua orang petugas keamanan.

Untuk sementara ada 4 pusat kesehatan masyarakat yang akan tutup hingga tanggal 14 Agustus 2020, yaitu : skesmas Gang Aut, Puskesmas Cipak,  Puskesmas Bogor Utara, Puskesmas Mekar Wangi.

Selain empat puskesmas tutup total sementara waktu ada juga puskesmas yang tutup sebagian. Puskesmas yang tetap buka tetapi ada layanan yang ditutup yaitu Puskesmas Sindang Barang tutup layanan kesehatan ibu dan anak  Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED), dan Puskesmas Merderka yang menutup layanan lab.

Sementara, puskesmas Semplak dan Tanah Sareal tetap buka seperti biasa.