Cara Wudhu Yang Benar Lengkap Dan Tayamum Dilengkapi Dengan Bacaan Doa Wudhu Latin dan Gambar Wudhu

#Tags

halamanbogor.com -- Bagi Muslimin dan Muslimah, lima rukun Islam ibarat pondasi hidup untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT yang dijelaskan secara rinci pada HR. Al Bukhari dan Muslim sebagai berikut:

“Islam dibangun di atas lima perkara: persaksian bahwa tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan salat, menunaikan zakat, pergi haji, dan puasa di bulan Ramadhan”.



Sebagai disebut, shalat adalah satu satu rukun islam dan wajib dijalankan. Dan untuk menjalan shalat, harus berudhu. Karena itu, tata cara wudhu yang benar dari awal sampai akhir adalah  pengetahuan wajib yang dipahami oleh umat muslim, karena wudhu merupakan syarat sah dalam salat sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah surat Al Maidah ayat 6,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغْسِلُوا۟ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَٱطَّهَّرُوا۟ ۚ وَإِن كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلْغَآئِطِ أَوْ لَٰمَسْتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوا۟ مَآءً فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًا طَيِّبًا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُم مِّنْ حَرَجٍ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya:" Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur."

Wudhu sebagai syarat sah salat ditegaskan juga dalam riwayat hadits yang disabdakan Rasulullah SAW. Beliau bersabda,

لاَ يَقْبَلُ اللَّهُ صَلاَةَ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

Artinya: "Allah tidak menerima shalat salah seorang kamu bila berhadats sampai ia berwudhu." (HR Bukhari).
Berdasarkan kedua dalil di atas, dapat dinyatakan bahwa Islam menempatkan thaharah (kebersihan) sebagai masalah yang utama. Artinya, jika salat tidak dibangun atas dasar thaharah yang bersih dari hadas dan najis maka salat bisa dianggap tidak sah oleh Allah SWT.


Untuk itu, tata cara pengerjaan wudhu sebagai bagian dari thaharah ini perlu diperhatikan bagi umat muslim. Berikut caraberwudhu sebagaimana dikutip dari Buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunnah) karya Saiful Hadi El Sutha.

A. Tata Cara Wudhu dan Doanya yang Benar Sesuai Sunnah

1. Niat wudhu dengan membaca,


نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Nawaitul wudhuu-a liraf'll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta'aalaa

Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu karena Allah".

2. Membasuh telapak tangan 3 kali hingga ke sela-sela jari

3. Berkumur 3 kali


4. Membersihkan lubang hidung 3 kali, dengan cara menghirup air ke dalam hidung untuk kemudian mengeluarkannya lagi

5. Membasuh muka dari ujung kepala tumbuhnya rambut hingga bawah dagu

6. Membasuh kedua tangan hingga siku sebanyak 3 kali


7. Mengusap kepala 3 kali

8. Mengusap kedua telinga secara bersamaan sebanyak 3 kali



9. Mencuci kaki sampai mata kaki ataupun betis sebanyak 3 kali, diikuti dengan jari-jari kaki disela-selai dengan jari tangan

10. Membaca doa setelah wudhu sebagai penyempurna, berikut bacaannya:

أَشْهَدُ أَنْ لآّاِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Bacaan latin: Asyhadu allâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîka lahu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhû wa rasûluhû, allâhummaj'alnî minat tawwâbîna waj'alnii minal mutathahhirîna.


Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci (shalih)."


 





Tentang Tayamum Sebagai Pengganti Wudhu

Selain berwudhu dan tata cara wudhu yang benar, thaharah juga mencakup tayamum. Tayamum artinya bersuci dengan menggunakan tanah atau debu yang suci sebagai rukhsah (keringanan) ketika tidak ada air.

Menurut Ahmad Najibuddin dalam buku Panduan Shalat Lengkap & Juz 'Amma, bersuci ini diperbolehkan karena ada halangan yang membuat seseorang tidak bisa berwudhu menggunakan air. 

BACA JUGA:

B. Tata Cara Tayamum dan Doanya yang Benar Sesuai Sunnah

  1. Siapkan tanah berdebu atau debu yang bersih. Ulama memperbolehkan menggunakan debu yang berada di tembok, kaca, atau tempat lain yang dirasa bersih
  2. Disunnahkan menghadap kiblat, lalu letakkan kedua telapak tangan pada debu, dengan posisi jari-jari kedua telapak tangan dirapatkan
  3. Dalam keadaan tangan masih diletakan di tembok atau debu, lalu ucapkan basmallah dan niat
  4. Usapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah dan dianjurkan untuk berusaha meratakan debu pada seluruh bagian wajah
  5. Selanjutnya bagian tangan, sementara lepaskan cincin bila ada di jari, dan letakkan kembali telapak tangan pada debu, kali ini jari tangan direnggangkan. Lalu tengadahkan kedua telapak tangan, dengan posisi telapak tangan kanan di atas tangan kiri. Rapatkan jari-jari tangan, dan usahakan ujung jari kanan tidak keluar dari telunjuk jari kiri, atau telunjuk kanan bertemu dengan telunjuk kiri
  6. Telapak tangan kiri mengusap lengan kanan hingga ke siku. Kemudian, tangan kanan diputar untuk diusapkan juga sisi lengan kanan yang lain, dan telapak tangan mengusap dari siku hingga dipertemukan kembali jempol kiri mengusap jempol kanan. Lakukan hal yang sama pada tangan kiri seperti tadi
  7. Pertemukan kedua telapak tangan dan usap-usapkan di antara jari-jarinya
  8. Setelah tayamum, dianjurkan juga oleh sebagian ulama untuk membaca doa


Demikian informasi tentang tata cara wudhu yang benar dan Tayamum. Jika Anda membutuhkan gambar cara berwudhu yang benar bisa cek gambar ini untuk dicetak.